TOKYO - Nintendo telah memangkas harapannya
terhadap penjualan perangkat Wii dan 3DS kreasinya, serta mewasdapai
kemungkinan utnuk mengalamai kerugian yang lebih besar di tahun ini.
Menguatnya mata uang Yen dan suramnya suasana perekonomian dikatakan sebagai penyebab ketidakberuntungan Nintendo. Namun, sebenarnya ada juga masalah pada produknya. Demikian dilansir The Telegraph, Minggu (29/1/2012).
3DS belum berhasil memenuhi harapan perusahaan tersebut, tetapi harganya telah dipotong begitu banyak sehingga diperkirakan Nintendo kehilangan uang pada setiap perangkat yang terjual, selain itu perusahaan asal Jepang tersebut juga telah mencoba mengalihkan fokus pemasarannya karena 3D nampak tidak akan menarik konsumen.
Nintendo telah menjual lebih dari 15 juta unit 3DS sejak peluncurannya pada Februari tahun lalu, namun telah menurunkan perkiraan penjualannya untuk tahun keuangan April 2011 sampai Maret 2012, dari 16 juta unit menjadi 14 juta unit.
Tantangan untuk Nintendo adalah menemukan cara untuk bersaing dengan makin maraknya game untuk ponsel cerdas. Perusahaan tersebut memang memilki beberapa judul besar, tapi di sisi lain banyak orang yang senang puas dengan permainan sederhana Angry Birds. Mengapa harus membeli konsol game yang lebih mahal ketika Anda bisa bersenang-senang dengan judul yang lebih murah lewat perangkat di saku Anda?
Sementara itu, konsol rumah Wii besutan Nintendo mulai mencapai akhir hidupnya. Perusahaan ini telah menjual 94 juta konsol hanya dalam waktu lima tahun tetapi, mereka juga telah menurunkan harapan penjualannya tahun tahun ini, dari 12 juta sampai 10 juta.
Sistem kontrol Nintendo Wii yang inovatif kini telah disaingi oleh PlayStation Move kreasi Sony dan Xbox Kinect kreasi Microsoft. Terlebih lagi, ketiga produsen konsol menghadapi tantangan dari game online, seperti judul-judul kreasi Zynga dari Facebook.
Salah satu solusi yang mungkin adalah untuk mengikuti jalan yang diambil oleh Sega lebih dari satu dekade lalu dan keluar dari bisnis konsol sepenuhnya. Nintendo kemudian bisa fokus pada pembuatan permainan briliannya untuk platform lain. Alternatif lain adalah untuk menemukan cara yang dapat dengan signifikan mengubah bisnis konsol mereka.
Menguatnya mata uang Yen dan suramnya suasana perekonomian dikatakan sebagai penyebab ketidakberuntungan Nintendo. Namun, sebenarnya ada juga masalah pada produknya. Demikian dilansir The Telegraph, Minggu (29/1/2012).
3DS belum berhasil memenuhi harapan perusahaan tersebut, tetapi harganya telah dipotong begitu banyak sehingga diperkirakan Nintendo kehilangan uang pada setiap perangkat yang terjual, selain itu perusahaan asal Jepang tersebut juga telah mencoba mengalihkan fokus pemasarannya karena 3D nampak tidak akan menarik konsumen.
Nintendo telah menjual lebih dari 15 juta unit 3DS sejak peluncurannya pada Februari tahun lalu, namun telah menurunkan perkiraan penjualannya untuk tahun keuangan April 2011 sampai Maret 2012, dari 16 juta unit menjadi 14 juta unit.
Tantangan untuk Nintendo adalah menemukan cara untuk bersaing dengan makin maraknya game untuk ponsel cerdas. Perusahaan tersebut memang memilki beberapa judul besar, tapi di sisi lain banyak orang yang senang puas dengan permainan sederhana Angry Birds. Mengapa harus membeli konsol game yang lebih mahal ketika Anda bisa bersenang-senang dengan judul yang lebih murah lewat perangkat di saku Anda?
Sementara itu, konsol rumah Wii besutan Nintendo mulai mencapai akhir hidupnya. Perusahaan ini telah menjual 94 juta konsol hanya dalam waktu lima tahun tetapi, mereka juga telah menurunkan harapan penjualannya tahun tahun ini, dari 12 juta sampai 10 juta.
Sistem kontrol Nintendo Wii yang inovatif kini telah disaingi oleh PlayStation Move kreasi Sony dan Xbox Kinect kreasi Microsoft. Terlebih lagi, ketiga produsen konsol menghadapi tantangan dari game online, seperti judul-judul kreasi Zynga dari Facebook.
Salah satu solusi yang mungkin adalah untuk mengikuti jalan yang diambil oleh Sega lebih dari satu dekade lalu dan keluar dari bisnis konsol sepenuhnya. Nintendo kemudian bisa fokus pada pembuatan permainan briliannya untuk platform lain. Alternatif lain adalah untuk menemukan cara yang dapat dengan signifikan mengubah bisnis konsol mereka.








0 komentar:
Posting Komentar